Remaja memsti pintar pilih teman

remaja mesti pinter bekerja sama dengan teman terlebih di bersosialisasi, berdasarkan psikolog anak dan remaja dari properti sakit pondok indah juga pachealth, roslina verauli.

tentu saja harus pilih-pilih teman, tapi bukan lihat dan kaya, rupawan ataupun populer. namun pilih dan dapat membawa ke arah yang positif, tutur roslina pada jumpa pers dalam jakarta, kamis.

menurut roslina, remaja harus mempunyai teman dan bisa menemani ketika mereka mesti melewati proses pencarian jati diri.

teman yang baik kepada para remaja adalah mereka dan bisa diajak agar menemani pada perjalanan mencari jati diri, jelas roslina.

untuk membantu remaja berkembang ke arah dan positif, teman yang baik tidak hanya sekadar menyerahkan kritik tapi juga mampu menyerahkan umpan balik dan positif juga mengembangkan.

sosok teman penting sebagai suport system dan mampu diajak untuk sampaikan cerita, saling mendukung untuk hal dan baik dalam saat-saat kritis remaja, gamblang roslina.

dan dalam dasarnya semua pihak mempunyai kesadaran moral apakah teman ini mampu membawa dampak positif ataupun tak terhadap tiap individu, tukas roslina.

Informasi Lainnya: